Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:"Pertanyaan seperti ini sangat berharga dan berbobot, yang mengetahui hal itu hanyalah orang-orang yang mendalam pengetahuannya terhadap hadits-hadits yang shahih, dan pengetahuan itu sudah mendarah daging dalam dirinya. Maka jadilah dia memiliki kemampuan, memiliki spesialisasi yang mendalam terhadap pengetahuan hadits-hadits dan atsar (riwayat dari selain Nabi), dia juga mengetahui sejarah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, mengetahui petunjuk beliau dalam hal-hal yang beliau perintahkan dan apa yang beliau larang. Dia juga mengetahui kabar/berita dari beliau shallallahu 'alaihi wasallam, apa yang beliau dakwahkan, apa yang beliau cintai, apa yang beliau benci, dan apa yang beliau syri'atkan untuk ummatnya, yang mana dia seolah-olah bergaul dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seakan-akan dia adalah salah seorang Shahabat Nabi.
Maka orang yang seperti ini keadaannya, dia mengetahui ciri-ciri atau keadaan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, petunjuknya, ucapan-ucapannya, dan apa yang boleh disampaikan dan apa yang tidak boleh disampaikan, dari sesuatu yang tidak diketahui oleh selainnya. Dan ini adalah kondisi seorang pengikut terhadap orang yang diikutinya…..Sampai beliau rahimahullah berkata:"Dan akan Kami beritahukan beberapa perkara yang global, yang dengannya dapat diketahui bahwa hadits tersebut palsu. Di antaranya:
1. Terkandung di dalamnya perkataan-perkataan yang kacau dan tidak beraturan, yang tidak mungkin Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbicara dengan perkataan-perkataan semisal itu.
2. Didustakan oleh panca indera; seperti hadits (palsu):
" الباذنجان لما أُكِل له " .
"Terong itu tergantung niat yang memakannya."
3. Buruknya makna hadits dan keadaannya yang menggelikan, seperti hadits (palsu):
" لو كان الأرز رجلاً ؛ لكان حليمًا " الحديث .
"Sekiranya beras adalah seorang laki-laki maka niscaya dia akan menjadi laki-laki yang lembut."
4. Pertentangannya yang nyata dengan hadits yang shahih dan terang, maka setiap hadits yang di dalamnya ada kerusakan, kezhaliman, kesia-siaan, pujian kepada kebathilan, celaan terhadap kebenaran dan lain-lain, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berlepas diri diri hadits-hadits yang semacam itu.
Aku (Ibnul Jauzi rahimahullah) berkata:"Dan penafsiran "Pertentangannya dengan ushul (pokok) agama" yang digunankan Ibnul Qayyim lebih utama dibandingkan penafsiran orang yang menafsirkannya dengan "tidak adanya hadits itu di dalam kitab-kitab Islam."
5. Mengaku/mengklaim bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan sesuatu perbuatan yang terang dan jelas di hadapan para semua Shahabat radhiyallahu 'anhum, dan para Shahabat bersepakat untuk menyembunyikan hadits tersebut dan tidak menyampaikannya. Ibnul Qayyim rahimahullah mencontohkan dengan perkataan Rafidhah tentang wasiat beliau kepada 'Ali radhiyallahu 'anhu.
6. Perkataan tersebut sama sekali tidak mirip dengan ucapan para Nabi 'alaihimussalam, lebih-lebih kalau dibandingkan dengan ucapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
7. Disebutkan dalam hadits tersebut waktu tertentu (bulan, atau tahun tertentu) seperti ucapan:"Jika datang tahun ini dan itu maka akan terjadi seperti ini dan seperti ini, Jika datang bulan ini dan itu maka akan terjadi seperti ini dan seperti ini." Sebagaimana dalam hadits (palsu):
" إذا انكسف القمر في المحرم؛ كان الغلاء ، والقتال ، وشغل السلطان ، وإذا انكسف في صَفَر ؛ كان كذا وكذا " .
"Jika terjadi gerhana bulan pada bulan Muharran maka akan terjadi kenaikan harga, peperangan, dan kesibukan Raja. Dan jika terjadi pada bulan Shafar maka akan terjadi ini dan itu."
8. Hadits-hadits tentang Shalat nishfu Sya'ban
9. Hadits-hadits tentang shalat-shalat tertentu pada hari-hari atau malam-malam khusus.
10. Hadits-hadits yang menceritakan tentang kisah Khidir dan tentang hidupannya beliau saat ini, tidak ada satu pun hadits yang shahih.
(Sumber: هل يمكن معرفة الحديث الموضوع بضابط من غير أن يُنْظَر في سنده ؟ dari http://salahmera.com/vb/showthread.php?t=1715 dengan ringkasan. Oleh Abu Yusuf Sujono)
Cerita Saya
- jeffri junivan
- Selalu belajar dan mencari ilmu yang berguna/bermanfaat untuk pribadi dan masyarakat.
Entri Populer
-
Ada sebuah gejala baru yang selama ini tidak pernah dikenal dalam tradisi dan sejarah Islam. Yaitu munculnya sosok Muslim yang sibuk mencari...
-
Imam Abu Dawud Imam Muhaddits dari Keluarga Pencinta Hadits Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani, yang lebih dikenal dengan Im...
-
Malaikat Jibrail adalah salah satu dari para malaikat yang cantik, besar, kuat dan mempunyai kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah SWT ...
-
assalaamu’alaikum wr. wb. Edward W. Said, seorang cendekiawan Kristen Palestina yang dikenal luas karena aktifitasnya dalam mempromosikan pe...
-
4 MENGAPA TEORI EVOLUSI BUKANLAH “DASAR ILMU BIOLOGI”? Para evolusionis seringkali mengulang sebuah dusta yang menyatakan bahwa teori ev...
-
Ramai-ramai Keliru Sebelum Ramadhan (Beberapa tradisi yang keliru dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan) Bulan Ramadhan 1432 H ya...
-
Rahasia Besar Milisi-Milisi Amerika (1) Monday, 04/10/2010 09:10 WIB | email | print | share Disamarkan dan diam-diam, ...
-
Ulama adalah orang yang memahami Agama dengan baik dan mengamalkannya. Allah meninggikan derajat ulama dan membedakannya dengan selainnya...
-
( Arrahmah.com ) - Konfrontasi antara Front Iman dan Kafir saat ini menjadi hebat dan memanas. Tidak sedikit yang terbunuh atau t...
-
Sekarang ini kita sudah menginjak bulan Muharram 1432 Hijriah. Dalam Islam, antara bulan satu dan bulan lainnya mempunyai kekhususan tertent...
