"Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah? Nabi menjawab: Shalat tepat pada waktunya" (HR. Bukhari)
Shalat adalah satu-satunya kewajiban yang langsung Nabi Muhammad Saw. jemput di hadapan Allah pada malam Isra dan Mi'raj. Hal ini menunjukkan keagungan dari perintah Allah yang satu ini. Dalam Al-Qur'an berulang kali disebutkan perintah "wa aqiimusshalaah" (dan dirikanlah shalat)
Perintah ini dipahami oleh Rasulullah dengan baik. Beliau sangat memperhatikan urusan shalat ini dalam keadaan bagaimanapun. Beliau selalu berusaha melaksanakan ibadah ini dengan sempurna dan sebaik-baiknya. Bahkan ketika perang berkecamuk, kewajiban ini tidak gugur. Malah kaum muslimin diperintahkan untuk melaksanakan shalat saat perang ini dalam keadaan berjamaah.
Sebab perintah shalat ini adalah karunia yang luar biasa dari Allah Swt kepada kaum muslimin. Tuhan penguasa semesta alam memberikan kesempatan kepada para hamba-Nya untuk bermunajat kepada-Nya. Saat seorang hamba menunaikan shalat, saat itu pula ia menghadap Tuhannya dengan sepenuh jiwa raganya, memuji-Nya, meminta kepada-Nya apa yang ia suka.
Setiap kali ada masalah, Rasulullah segera melaksanakan shalat. Ia mengadukan dan menyandarkan segala urusan yang dihadapinya kepada Allah. Sebab hanya kepada-Nya tempat kita menyembah, dan hanya kepada-Nya pula kita memohon pertolongan.
Tidak cukup dengan shalat fardhu lima waktu saja, Rasulullah selalu dengan rutin melaksanakan shalat sunnah lainnya. Seperti Shalat Rawatib, Shalat Tahajjud, Shalat Dhuha, Shalat Hajat, dan shalat-shalat sunnnah lainnya.
Ini menunjukkan betapa pentingnya shalat bagi kehidupan seorang muslim. Selain sebagai sebuah ibadah, shalat sangat berpengaruh memberikan ketenangan, mengontrol kejiwaan, dan membuat hidup semakin berkah.
Shalat mengajarkan disiplin, kebersihan, kepatuhan, dan ketundukan hanya kepada Yang Maha Esa. Shalat yang dilaksanakan dengan sebenar-benarnya dapat mencegah siapa yang melakukannya dari perbuatan- perbuatan keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).
Melihat betapa pentingnya shalat ini, Rasulullah pun memerintahkan kepada setiap orang tua untuk mengajar dan membiasakannya anak-anaknya shalat sejak kecil. Hal itu untuk melatih mereka lebih dekat kepada Tuhannya sejak dini.
Ini memang butuh perjuangan keras dari setiap orang tua, terutama dengan memberikan keteladanan untuk selalu menjaga shalat lima waktunya. Dalam Surah Thaahaa
Oleh: Umarulfaruq Abubakar, Lc
Cerita Saya
- jeffri junivan
- Selalu belajar dan mencari ilmu yang berguna/bermanfaat untuk pribadi dan masyarakat.
Entri Populer
-
PeduliFakta . Blogspot.com - Berikut fakta-faktanya : Pertama, Sampai hari ini Jokowi tidak mampu buktikan keberadaan akte k...
-
SETIAP perempuan, yang sudah baligh, tentu saja akan mendapatkan siklus bulanan yang tetap, menstruasi. Selesai menstruasi, seorang Musl...
-
Islam Versus Terorisme Senin, 18/10/2010 11:20 WIB | email | print | share Dalam sebuah buku yang berjudul “The Great Theft: Wrestling Isl...
-
Kebenaran Natal, Kata Christmas (Natal) yang diartikan sebagai Mass of Christ atau disingkat dengan Christ-Mass adalah sebuah hari di...
-
Dakwah itu ada aturannya, semua harus berpegang pada Al-quran dan hadist, bukan atas pendapat pribadi.
-
oleh Fathuddin Jafar إن الحمد لله وحده, نحمده و نستعينه و نستغفره ونتوب اليه ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا من يهد الله فهو الم...
-
Salah seorang aktivis Islam, anggota Majelis Mujahidin Brebes Ade Puji Kusmanto, ditangkap polisi hanya lantaran memakai kaos be...
